Sejarah Jalan Veteran: Jalan di Hutan Cagar Budaya Palembang

TempatDiperbarui

Jalan Veteran Palembang dulunya bernama Citadelweg, berarti jalan benteng. Kenali sejarah kawasan cagar budaya kolonial di jalan ini.

Sociëteit Palembang, gedung klub elite kolonial
Sociëteit Palembang, gedung klub elite kolonial
Sociëteit Palembang, gedung klub elite kolonial. Foto: Anonymous / KITLV Digital Collections, CC BY 4.0.

Jalan Veteran adalah jalan di pusat Kota Palembang yang namanya dulu berbeda. Pada masa kolonial, jalan ini bernama Citadelweg — nama yang merujuk pada benteng atau kubu di sekitarnya. Jalan ini berada di kawasan yang kaya akan bangunan bersejarah dan cagar budaya.

Hari ini, Jalan Veteran menjadi salah satu jalur penting di pusat kota, menghubungkan kawasan Jalan Merdeka dengan kawasan Jalan Sudirman. Di sepanjangnya berdiri berbagai bangunan kolonial yang masih berdiri kokoh.

Kalau kamu berjalan dari Ampera ke arah utara, ada jalan yang namanya puitis sekali untuk sebuah benteng: Veteran. Tapi nama itu baru dipakai setelah 1945. Sebelumnya, jalan ini bernama Citadelweg — “jalan benteng”. Setiap kali orang menyebut nama lamanya, yang mereka maksud bukan monumen, tapi ia melukiskan fungsi jalan.

Dari Citadelweg ke Jalan Veteran

Nama Citadelweg berasal dari kata citadel yang berarti benteng atau kubu. Jalan ini berada di dekat kawasan benteng kolonial di Palembang. Setelah Indonesia merdeka, nama ini diubah menjadi Jalan Veteran — menghormati para veteran yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Kenapa nama Veteran sangat jarang disebut orang?

Nama Citadelweg adalah pengingat bahwa Palembang pernah punya benteng. Tapi menariknya, orang Palembang yang lewat hari ini hampir tidak pernah menyebut nama lamanya. Yang mereka kenal hanya “Jalan Veteran” — nama yang dipakai sejak 1945.

Dalam tradisi penamaan jalan, nama “Veteran” bukan kebetulan. Di banyak kota Indonesia, jalan dengan nama Veteran dibuat untuk menghormati para veteran kemerdekaan. Nama ini punya fungsi kenangan: supaya generasi berikutnya tahu siapa yang berjuang.

Yang juga patut dicatat: Jalan Veteran masih menjadi jalan aktivitas. Di sepanjangnya berdiri dealer dan showroom mobil — termasuk beberapa yang terkenal di Palembang. Jadi kawasan ini bukan “kawasan mati” — ia jalan komersial yang hidup, tapi dengan bangunan kolonial sebagai latar.

Kawasan cagar budaya

Jalan Veteran berada di kawasan yang kaya akan bangunan bersejarah. Di sekitarnya berdiri berbagai bangunan kolonial yang kini berusia lebih dari 50 tahun dan masuk kategori cagar budaya. Kawasan ini merupakan bagian dari pusat kota tua Palembang yang perlu dilestarikan.

Apa nama lama Jalan Veteran Palembang?

Nama Citadelweg jarang diketahui orang. Padahal, nama ini adalah pengingat bahwa Palembang pernah menjadi kota benteng pada masa kolonial. Benteng-benteng kolonial bukan hanya untuk pertahanan militer, tapi juga menjadi pusat administrasi dan kekuasaan. Nama jalan ini adalah jejak dari masa itu.

Jalan Veteran hari ini

Saat ini, Jalan Veteran adalah salah satu jalan di pusat kota Palembang yang masih mempertahankan bangunan-bangunan kolonial di sepanjangnya. Jalan ini menjadi pengingat akan sejarah panjang kota — dari masa benteng kolonial hingga era modern. Baca juga kisah Jalan Merdeka dan Benteng Kuto Besak.

Sumber

  1. dedjadoel.blogspot.com; repository.unsri.ac.id; detik.com. Menyusuri Peninggalan Kolonial Belanda di Palembang

Cara mengutip

PalembangPedia. (2026, 16 Oktober). Sejarah Jalan Veteran: Jalan di Hutan Cagar Budaya Palembang. Diakses [tanggal akses], dari https://palembangpedia.com/tempat/sejarah-jalan-veteran/

Terakhir diperbarui 16 Oktober 2026. Melihat kesalahan? Laporkan ke editor.

Jelajahi juga